LKPD Fungsi Logika (IF)
Link Pengumpulan File Excel di padlet :
Link Pengumpulan File Excel di padlet :
Mengajar hari ini, menyiapkan generasi esok
"Jika seorang mencari ilmu, maka itu akan tampak di wajah, tangan, dan lidahnya serta dalam kerendahan hatinya kepada Allah".
"Ilmu adalah yang memberikan manfaat, bukan yang sekadar hanya dihafal".
"Tahapan pertama dalam mencari ilmu adalah mendengarkan, kemudian diam dan menyimak dengan penuh perhatian, lalu menjaganya, lalu mengamalkannya dan kemudian menyebarkannya"
"Barangsiapa belum pernah merasakan pahitnya menuntut ilmu walau sesaat, ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya"
"Ilmu itu ada dua macam: apa yang diserap dan yang didengar. Dan yang didengar tidak akan memberikan manfaat jika tidak diserap"
LKPD Fungsi Logika (IF)
Link Pengumpulan File Excel di padlet :
Link Pengumpulan File Excel di padlet :
Kelas/Semester: X / Ganjil
Jurusan: Tata Busana
Topik: Fungsi Logika IF (Microsoft Excel)
Model: Collaborative Learning + Project Based Learning
Siswa mampu:
Pernah nggak sih kalian berpikir, bagaimana sebuah butik bisa menentukan:
Nah, ternyata semua itu bisa dibantu oleh Microsoft Excel, khususnya dengan fungsi logika IF.
Fungsi IF adalah rumus di Excel yang digunakan untuk mengambil keputusan berdasarkan suatu kondisi.
Sederhananya:
👉 “Jika ini terjadi, maka hasilnya ini. Jika tidak, maka hasilnya itu.”
=IF(kondisi, nilai_jika_benar, nilai_jika_salah)
Misalnya:
=IF(B2>300000,"Premium","Reguler")
👉 Artinya:
Misalnya:
=IF(C2="Ya","Reject","Layak Jual")
Misalnya:
=IF(D2<5,"Hampir Habis","Tersedia")
Karena di dunia kerja nanti, kalian akan:
Dengan IF, semua itu bisa dilakukan secara otomatis dan cepat 💨
✅ Bayangkan seperti membuat aturan
✅ Gunakan kata kunci: “Jika… maka…”
✅ Mulai dari contoh sederhana dulu
✅ Latihan langsung di Excel
❌ Salah tanda (harus pakai >, <, =)
❌ Lupa tanda kutip (" ") untuk teks
❌ Salah posisi koma

Fungsi logika di Excel digunakan untuk mengambil keputusan otomatis berdasarkan kondisi tertentu. Dalam dunia tata busana, fungsi ini sangat berguna untuk:
Menentukan status pesanan
Mengelompokkan pelanggan
Menilai kualitas desain/jahitan
Memberikan kategori harga produk
Siswa memahami konsep dasar:
Jika kondisi terpenuhi → hasil A, jika tidak → hasil B
Bentuk umum fungsi IF:
=IF(kondisi, nilai_jika_benar, nilai_jika_salah)
Jika nilai ≥75 → “Lulus”
Jika tidak → “Tidak Lulus”
Rumus:
=IF(B2>=75,"Lulus","Tidak Lulus")
Jika jumlah baju ≥10 → “Pesanan Banyak”
Jika tidak → “Pesanan Sedikit”
Gunakan tanda petik (" ") untuk teks
Gunakan operator:
> lebih besar
< lebih kecil
>= lebih besar sama dengan
Satu kondisi saja
Dua kemungkinan hasil
Fokus pada pemahaman logika sederhana
Siswa mampu membuat keputusan dengan lebih dari dua hasil
IF bisa digabung (nested IF):
=IF(kondisi1, hasil1, IF(kondisi2, hasil2, hasil3))
≥80 → “Sangat Rapi”
≥70 → “Rapi”
<70 → “Kurang Rapi”
Rumus:
=IF(A2>=80,"Sangat Rapi",IF(A2>=70,"Rapi","Kurang Rapi"))
≥1.000.000 → “Premium”
≥700.000 → “Standar”
<700.000 → “Ekonomis”
Urutan kondisi harus dari besar ke kecil
Jika urutan salah → hasil bisa keliru
Setiap IF harus punya pasangan kurung
Lebih dari 2 hasil
Mulai berpikir bertingkat
Pahami alur logika, bukan hafalan
Siswa mampu membuat logika kompleks dan menerapkannya dalam dunia kerja
Menggunakan beberapa IF bertingkat:
=IF(kondisi1, hasil1,
IF(kondisi2, hasil2,
IF(kondisi3, hasil3, hasil4)))
≥90 → “VIP”
≥80 → “Prioritas”
≥70 → “Reguler”
<70 → “Biasa”
Rumus:
=IF(A2>=90,"VIP",IF(A2>=80,"Prioritas",IF(A2>=70,"Reguler","Biasa")))
≥90 → “Sangat Kreatif”
≥75 → “Kreatif”
≥60 → “Cukup”
<60 → “Kurang”
≥85 → “Sangat Direkomendasikan”
≥70 → “Direkomendasikan”
≥60 → “Cukup”
<60 → “Tidak Direkomendasikan”
Semakin banyak kondisi → semakin teliti
Perhatikan:
tanda kurung
urutan logika
Kesalahan kecil bisa membuat hasil salah
Logika kompleks
Banyak kondisi
Siap diterapkan di dunia kerja
| Tahap | Fokus | Kemampuan |
|---|---|---|
| Dasar | IF tunggal | 1 kondisi |
| Menengah | IF majemuk | 3 kondisi |
| Mahir | IF kompleks | 4+ kondisi |
Dengan memahami fungsi IF secara bertahap:
Siswa tidak hanya bisa menggunakan rumus
Tapi juga berpikir logis dan sistematis
Sangat berguna dalam pekerjaan:
administrasi butik
pengelolaan pesanan
analisis data pelanggan
Kerjakan tugas berikut di komputer ya !
Petunjuk mengerjakan :
Latihan Mengoperasikan Ms Word #2 - Mengedit Dokumen
Silakan kalian ketik teks di bawah ini sesuai dengan contoh :

Belajar Microsoft Excel menjadi langkah awal yang penting bagi siswa untuk memahami bagaimana data dapat diolah dengan lebih cepat dan efisien. Di era digital seperti sekarang, kemampuan mengelola angka, membuat tabel, dan memahami dasar-dasar spreadsheet menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan, baik untuk kebutuhan akademik maupun dunia kerja. Karena itu, pada pembelajaran kali ini siswa akan memperdalam pemahaman tentang area kerja Excel, mulai dari kolom, baris, sel, hingga konsep sheet dan workbook yang menjadi pondasi utama dalam penggunaan aplikasi ini.
Selain memahami tampilan dan struktur dasar Excel, siswa juga diperkenalkan pada beberapa fungsi statistik yang paling sering digunakan, seperti SUM, AVERAGE, MAX, dan MIN. Fungsi-fungsi ini merupakan alat sederhana tetapi sangat kuat untuk mengolah berbagai jenis data. Dengan memahami cara kerja rumus-rumus tersebut, siswa dapat mulai merasakan bagaimana Excel membantu menyelesaikan perhitungan yang tadinya memakan waktu menjadi jauh lebih praktis dan otomatis.
Melalui tugas yang diberikan, siswa diharapkan mampu menerapkan konsep-konsep dasar Excel secara mandiri. Tugas ini bukan hanya untuk menguji pemahaman, tetapi juga untuk membangun kebiasaan eksplorasi dan kemandirian dalam belajar. Dengan mencoba langsung di lembar kerja Excel, siswa akan lebih mudah mengingat dan memahami cara kerja setiap fitur yang dipelajari. Semoga materi ini dapat menjadi bekal awal yang kuat untuk pembelajaran Excel berikutnya.
Berikut materi :

Pada materi kali ini, kita akan belajar dan berlatih cara menyisipkan gambar, membuat serta memodifikasi tabel, dan menambahkan penomoran halaman. Ketiga fitur ini sering digunakan dalam pembuatan laporan kegiatan, proposal lomba, atau dokumen administrasi lainnya. Dengan menguasainya, kamu akan lebih percaya diri dalam mengerjakan berbagai tugas akademik maupun dunia kerja nanti.
Baca juga :
Materi Ms Word : Menyisipkan gambar, membuat tabel dan membuat penomoran halaman
Pelajari dan jawab pertanyaan di dalam video :
1. Video tutorial menyisipkan gambar ke dalam dokumen Ms Word

Subtopik : Menyisipkan Gambar, Membuat & Memodifikasi Tabel, serta Penomoran Halaman
Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa mampu:
Menyisipkan gambar ke dalam dokumen Word dengan berbagai cara.
Membuat tabel dan memodifikasinya (menambah baris, kolom, menggabungkan sel, dan mengubah tampilan).
Menambahkan dan mengatur penomoran halaman dengan format berbeda.
Menggunakan fitur-fitur tersebut untuk mempercantik dan memperjelas dokumen laporan sekolah atau tugas proyek.
“Bayangkan kamu sedang membuat laporan kegiatan Praktik Kerja Lapangan atau proposal lomba sekolah. Supaya laporanmu menarik dan mudah dibaca, kamu perlu menambahkan gambar dokumentasi, tabel data kegiatan, dan penomoran halaman agar terlihat rapi dan profesional. Nah, hari ini kita akan belajar cara melakukannya di Microsoft Word!”
Klik menu Insert (Sisipkan) → pilih Pictures (Gambar).
Pilih sumber gambar:
This Device → jika gambar tersimpan di komputer.
Online Pictures → jika ingin mencari dari internet.
Setelah gambar muncul, gunakan titik-titik di pinggir gambar untuk mengatur ukuran.
Gunakan menu Picture Format untuk:
Mengubah bentuk gambar (Shape)
Memberi efek bayangan atau bingkai
Mengatur posisi teks (Wrap Text: Square, Behind Text, In Front of Text, dll)
Klik Insert → Table → Tentukan jumlah kolom dan baris.
Tabel akan muncul di dokumen.
Isi tabel sesuai data (contoh: Jadwal Piket, Daftar Nilai, atau Data Kegiatan).
Tambah Baris/Kolom: Klik kanan → Insert → pilih posisi baris/kolom.
Hapus Baris/Kolom: Klik kanan → Delete Cells.
Gabung Sel: Blok beberapa sel → klik kanan → Merge Cells.
Atur Gaya Tabel:
Pilih tabel → buka menu Table Design.
Pilih gaya yang diinginkan (warna, garis, efek).
Atur perataan teks (tengah, kiri, kanan) dan ukuran kolom/baris.
Klik Insert → Page Number.
Pilih posisi nomor halaman:
Top of Page → di atas (Header)
Bottom of Page → di bawah (Footer)
Pilih gaya angka (misal: 1, 2, 3 atau i, ii, iii).
Klik Format Page Numbers jika ingin mengganti gaya atau memulai dari nomor tertentu.
Untuk halaman pertama tanpa nomor (misal pada cover):
Pilih Different First Page di tab Header & Footer Tools.
Microsoft Word adalah salah satu aplikasi pengolah kata yang sering digunakan untuk membuat berbagai jenis dokumen, seperti tugas, laporan, dan surat. Sebagai siswa, penting bagi kita untuk bisa mengoperasikan Word dengan baik agar hasil pekerjaan terlihat rapi dan menarik.
Dalam pembelajaran kali ini, kita akan mempelajari beberapa keterampilan dasar dalam menggunakan Microsoft Word, yaitu formatting teks, formatting paragraf, pengaturan halaman, dan penyisipan gambar.
Formatting teks digunakan untuk mengatur huruf, ukuran, warna, dan gaya tulisan agar teks terlihat lebih jelas dan menarik.
Formatting paragraf membantu kita menata susunan teks agar tampak rapi dan mudah dibaca.
Pengaturan halaman berfungsi untuk mengatur ukuran kertas, margin, serta orientasi halaman sesuai kebutuhan.
Penyisipan gambar berguna untuk menambah ilustrasi atau mempercantik tampilan dokumen.
Dengan memahami dan mempraktikkan keempat keterampilan ini, kalian akan lebih mudah membuat dokumen yang menarik, terstruktur, dan siap digunakan untuk berbagai keperluan tugas sekolah.
Bayangkan membuat kue! Kita butuh alat (hardware), resep (software), dan koki (brainware). Sistem komputer pun sama, ia adalah kesatuan dari tiga komponen utama yang bekerja sama untuk menjalankan semua perintahmu.
Setiap sistem komputer, dari laptop hingga smartphone, berdiri di atas tiga pilar utama yang tak terpisahkan. Hilang satu, maka sistem tidak akan bisa berjalan.
Semua komponen fisik yang bisa kamu lihat dan sentuh. Inilah "tubuh" dari komputermu. Contohnya: CPU, RAM, Monitor, dan Keyboard.
Program dan data yang memberi perintah pada hardware. Tak bisa disentuh, inilah "pikiran" dan "jiwa" komputer. Contoh: Sistem Operasi (Windows, Android) dan Aplikasi (Chrome, Office).
Manusia yang mengoperasikan komputer. Tanpa kita, komputer hanyalah benda mati yang tidak berguna. Contoh: Pelajar, Programmer, Desainer Grafis.
Sistem Operasi (OS) adalah software paling fundamental. Di dunia desktop, persaingannya sangat ketat, namun didominasi oleh beberapa pemain besar. Grafik ini menunjukkan perkiraan pangsa pasar global.
Di dunia smartphone yang kita genggam setiap hari, pertarungan utama terjadi antara dua raksasa teknologi. Dominasi mereka membentuk cara kita berinteraksi dengan dunia digital.
Setiap klik atau ketukan jarimu memicu sebuah proses orkestrasi yang luar biasa di dalam sistem komputer. Mari kita lihat alur kerja sederhana saat kamu mengetik sebuah huruf.
👩💻
Memberi perintah (menekan tombol 'A')
⌨️
Keyboard mengirim sinyal ke sistem
⚙️
Sistem Operasi menerima & memproses sinyal
🖥️
Monitor menampilkan huruf 'A' di layar
Game Materi Pelajaran Sistem Operasi - Kelas X SMK
Game : Menyaring Konten Negatif di Dunia Digital (Elemen Literasi Digital - SMK Kelas X)
Materi Pelajaran : Menyaring Konten Negatif dalam Dunia Digital (Elemen Literasi Digital - SMK Kelas X)
Panduanmu untuk menaklukkan dunia digital yang penuh tantangan.
Segala unggahan di dunia digital yang bisa merugikan, menyakiti, memprovokasi, atau menyesatkan orang lain. Penyebarannya ribuan kali lebih cepat dari gosip di dunia nyata!
Siswa mengaku pernah melihat konten negatif saat online.
(Survei Fiktif Remaja Digital 2025)
Berdasarkan laporan siswa, Cyberbullying dalam bentuk komentar jahat menjadi yang paling sering mereka lihat, diikuti oleh Hoax yang menyesatkan.
Jumlah laporan konten hoax yang diterima platform digital terus meningkat, menunjukkan pentingnya kemampuan verifikasi informasi sejak dini.
Konten negatif bukan masalah sepele. Dampaknya nyata dan bisa sangat merusak, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
Sebelum membagikan atau mengomentari sesuatu, jalankan proses T.H.I.N.K. ini dalam pikiranmu. Ini adalah perisai pertamamu melawan konten negatif.
Benarkah?
Membantu?
Menginspirasi?
Perlukah?
Baik?
Jangan langsung percaya! Lakukan investigasi cepat untuk setiap informasi yang meragukan.
Setiap platform punya alat untuk melawan konten negatif. Manfaatkan sepenuhnya!
LKPD : Menyaring Konten Negatif di Dunia Digital (Elemen Literasi Digital - SMK Kelas X)
Informatika / Simulasi & Komunikasi Digital
Selamat datang, Agen Perubahan Digital! Misi kalian hari ini adalah menganalisis sebuah kasus tentang konten negatif dan merefleksikan dampaknya. Kalian akan bekerja sebagai tim detektif untuk memecahkan masalah dan menjadi lebih bijak di dunia maya.
Setiap tim adalah detektif! Pilih salah satu dari studi kasus di bawah ini untuk didiskusikan.
Sebuah pesan berantai menyebar cepat di WhatsApp. Isinya menjanjikan kuota internet belajar gratis 100 GB jika mengklik sebuah link dan mengisi data pribadi (nama, nomor HP, nama ibu). Banyak yang percaya dan menyebarkannya. Ternyata, link tersebut adalah jebakan phishing untuk mencuri data.
Seorang siswa SMK mengunggah video tutorial make-up sederhana di akun TikTok-nya. Videonya menjadi FYP, namun kolom komentarnya dipenuhi oleh ejekan tentang jerawat di wajahnya. Akibatnya, siswa tersebut menghapus videonya dan menjadi tidak percaya diri.
Di sebuah postingan Instagram tentang pertandingan futsal antar sekolah, dua orang siswa dari sekolah yang berbeda saling berdebat. Debat tersebut memanas hingga saling mengejek almamater sekolah dan menggunakan kata-kata kasar yang menyinggung suku.
Setelah berdiskusi, mari kita renungkan bersama.
LKPD telah berhasil diselesaikan. Terima kasih, Agen Perubahan Digital!
Praktik Ms word 1 - Membuat Cover dan Daftar Isi
Tujuan pembelajaran :POST TEST DENGAN VIDEO